Materi Kuliah
MEMBUAT JUDUL PENELITIAN KUANTITATIF
- Yenrizal
- 31 Mar 2023
- dilihat 258
ilustrasi
Penelitian Kuantitatif memiliki perbedaan yang mendasar dengan Kualitatif. Dalam materi sebelumnya ini sudah dijelaskan. Sekarang kita coba lihat bagaimana cara menentukan judul penelitian pada Kuantitatif.
Pertama kali harus diingat bahwa penelitian Kuantitatif memiliki tujuan untuk membuktikan teori, menguji teori, mengukur sebuah fenomena, menunjukkan hubungan dua hal, ataupun menunjukkan hubungan sebab akibat. Pada posisi ini, penelitian Kuantitatif terlihat sangat kaku dan ketat dengan aturannya.
Sementara untuk menentukan Judul pada sebuah penelitian Kuantitatif, ada sedikit perbedaan dengan Kualitatif. Jika pada Kualitatif judul tersebut bersifat fleksibel, maka pada Kuantitatif, judul justru sangat ketat dan harus jelas secara detil. Berikut ini beberapa ketentuan yang bisa dipakai dalam menyusun judul penelitian Kuantitatif.
Pertama, Pastikan topik penelitian sudah ada yang bersifat spesifik dan terbatas. Mengenai topik penelitian bisa dilihat materi sebelumnya.
Kedua, gunakan kata kunci yang sesuai dengan topik penelitian untuk membantu pencarian literatur.
Kata kunci ini dibuat berdasarkan pada Topik. Judul jangan keluar dari Topik karena itu selalulah mencermati judul dengan baik dan melihat kepada Topik. Misalnya : Topik adalah “Kekerasan pada tayangan TV dan dampaknya pada masyarakat yang menonton.”
Disini terlihat bahwa kata kunci penting adalah KEKERASAN, TV, DAMPAK, MASYARAKAT. Berdasarkan kata kunci di ataslah judul kemudian bisa ditulis.
Ketiga, Pertimbangkan pertanyaan penelitian yang ingin dijawab, baik secara umum maupun spesifik.
Judul pada penelitian Kuantitatif akan diturunkan lagi menjadi pertanyaan-pertanyaan dalam Rumusan Masalah. Judul tersebut akan dijawab dalam pembahasan nantinya. Ingat bahwa dalam penelitian Kuantitatif, Judul adalah kata kunci, ia tidak boleh berubah dan harus pada posisi tetap sampai selesai penelitian.
Keempat, Gunakan kalimat yang jelas dan mudah dipahami dalam judul penelitian.
Ini sebetulnya adalah ketentuan umum dalam setiap judul penelitian. Tetapi memang diharuskan bahwa setiap judul penelitian harus menggunakan kalimat yang jelas, tegas, dan tidak berbelit-belit.
Kelima, Menunjukkan hubungan antar Variabel.
Seyogyanya penelitian kuantitatif menunjukkan adanya variabel-variabel yang akan diteliti. Variabel tersebut terlihat pada judul. Jumlah variabel ini bisa dua atau lebih, tergantung pada topik penelitian yang dilakukan. Hanya saja, semakin banyak variabel biasanya semakin rumit penelitian tersebut karena objeknya menjadi makin luas.
Misalnya : Pengaruh Tayangan Kekerasan di TV terhadap Prilaku Anak-Anak di Sekolah.
Pada judul tersebut, huruf yang dicetak tebal adalah Variabel penelitian. Dalam hal ini ada Varibel pengaruh dan variabel terpengaruh. Berarti ada dua variabel pada penelitian tersebut.
Pada beberapa penelitian Kuantitatif memang ada yang tidak menggunakan variabel atau tidak fokus pada hubungan antar variabel, seperti Analisis Isi Kuantitatif. Tetapi secara umum penggunaan variabel adalah sebuah keharusan.
Keenam, Harus jelas lokasi atau objek yang diteliti.
Penelitian Kuantitatif umumnya memiliki lokasi untuk diteliti. Oleh karena itu pada judul harus tercantum dengan jelas dimana lokasi yang diteliti.
Ketujuh, Judul menunjukkan secara jelas aspek yang akan diteliti, tidak ada multitafsir.
Misalnya, pada judul “Pengaruh Tayangan Kekerasan di TV terhadap Prilaku Anak-Anak di Sekolah Menengah Pertama Kota X”. Membaca pada judul ini, orang sudah bisa langsung tahu apa yang dimaksud dan apa yang akan diteliti oleh judul penelitian ini.
Demikianlah beberapa trik dalam membuat judul pada penelitian Kuantitatif. Harus diingat bahwa judul dalam penelitian Kuantitatif bersifat BAKU dan TETAP. Oleh karena itu ia harus betul-betul dibuat sebaik mungkin. Agar bisa membuat lebih baik, ada baiknya peneliti pemula banyak-banyak membaca dan melihat hasil penelitian pihak lain terdahulu, minimal ini bisa sebagai pembanding.
Palembang - Clouds



0 Komentar