Materi Kuliah

Membuat Rumusan Masalah dan Tujuan Penelitian


ilustrasi

PENGANTAR : Tulisan dibuat sebagai sebuah rangkaian dalam proses pembelajaran di FISIP UIN Raden Fatah. Sejatinya, ini diperuntukkan untuk mahasiswa FISIP yang mengambil mata kuliah tersebut. Hanya saja, karena sifat materi ini lintas disiplin bagi keilmuan sosial, maka siapapun boleh-boleh saja ikut membaca tulisan ini. Sekiranya bermanfaat tentu itu hal yang positif. Dikarenakan ini adalah rangkaian materi kuliah, maka struktur penyajiannya juga mengikuti gaya perkuliahan. Sekali lagi ini bukan makalah ataupun artikel lepas, tapi sajian khusus untuk mempermudah proses penyampaian materi kuliah dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Pada pertemuan kali ini kita akan bahas mengenai bagaimana membuat rumusan masalah dan tujuan penelitian. Hal ini tentunya didasarkan pada latar belakang masalah penelitian yang sudah dibahas sebelumnya. Kelanjutannya adalah membuat perumusan masalah dalam penelitian.

Rumusan masalah dalam sebuah proposal penelitian adalah hal paling mendasar. Rumusan masalah akan menjadi penentu apa bahasan yang akan dilakukan dalam penelitian tersebut. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dalam perumusan masalah, kemudian akan dijawab dalam proses penelitian dan tertuang secara sistematis dalam laporan penelitian. Semua bahasan dalam laporan penelitian, termasuk juga semua bahasan mengenai kerangka teori dan metodologi yang digunakan, semuanya mengacu pada perumusan masalah. Oleh karena itu, ia menjadi titik sentral. Disinilah fokus utama yang akan menentukan arah penelitian.

Dikarenakan pentingnya rumusan masalah, maka seorang peneliti harus bisa membuat pertanyaan-pertanyaan dalam perumusan masalah sebaik mungkin, seringkas mungkin, dan jelas.