Penelitian

Membuat Catatan Lapangan Pada Penelitian Kualitatif


Gedung Penampungan Eks Tapol di Pulau Buru (Dok 2017)

Pada saat pengumpulan data dalam penelitian, terutama dengan metode kualitatif, catatan lapangan menjadi aspek yang sangat penting. Catatan lapangan akan menjadi bukti rekaman perjalanan peneliti selama melakukan proses penelitian. Hal ini disebabkan karena saat pengumpulan data, semua indera yang ada pada peneliti akan ikut bermain dan menjadi alat pengumpulan data (Jessen et al. 2022). Mengapa demikian, karena salah satu metode pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi atau Pengamatan.

Catatan lapangan adalah hasil observasi yang dilakukan saat pencarian data, berbeda dengan hasil wawancara yang biasanya disebut Transkrip Wawancara. Pada penelitian kualitatif, observasi adalah teknik pengumpulan data yang paling utama (Yenrizal et al. 2022).

Apa yang diamati harus dituliskan sesegera mungkin. Pengamatan ini tidak hanya berdasarkan penglihatan dari mata peneliti semata, tetapi juga apa yang dirasakan. Oleh karena itu, seorang peneliti kualitatif harus bisa membuat catatan lapangan ini dengan baik. Akan lebih baik catatan lapangan ini dibuat dalam bentuk Catatan Harian (Daily Note) (Stephen Kemmis 2008), sehingga rekaman perjalanan peneliti per hari bisa terlihat.