Materi Kuliah
Membuat Judul Penelitian
- Yenrizal
- 29 Oct 2021
- dilihat 237
ilustrasi
- Buatlah kalimat yang tidak menimbulkan banyak penafsiran, sehingga pembaca bisa langsung memahami maksud si peneliti.
Sebagai contoh : “Urgensi Komunikasi Dakwah dalam Membina Kerukunan Beragama di Palembang”
Judul di atas, terutama yang digarisbawahi, bisa menimbulkan banyak pertanyaan. Kenapa harus menggunakan kata-kata “Urgensi”? Apa harus menggunakan kata-kata tersebut? Bukankah judul tersebut bisa saja diringkas menjadi “Komunikasi Dakwah dalam Membina Kerukunan Beragama di Palembang”.
- Pastikan bahwa kalimat dalam judul yang dibuat sudah mencerminkan objek yang akan diteliti.
Sebagai contoh : “Pola Komunikasi Dakwah di Palembang” Judul tersebut jelas tidak menunjukkan objek yang akan diteliti. Pola Komunikasi Dakwah apa yang dimaksud, terhadap siapa, dan dalam kaitan dengan hal apa, tidak jelas.
- Jika anda melakukan penelitian lapangan, harus jelas lokasi yang akan diteliti. Hindari penulisan kalimat yang membuat judul menjadi sangat luas.
Sebagai contoh : “Persepsi Masyarakat Terhadap Tayangan Sinetron di Televisi”
Judul di atas memiliki kelemahan mendasar, yaitu : tidak jelas masyarakat mana yang akan diteliti. Disini perlu batasan lokasi, misalnya masyarakat di kecamatan A, kelurahan A, ataupun Kota A, dan sebagainya. Judul tersebut juga tidak jelas Sinetron apa dan televisi yang mana yang akan diteliti. Apakah seluruh televisi, seluruh sinetron? Ini perlu batasan konkrit.
- Penggambaran Metodologi penting, walaupun tidak mesti secara tersurat.Contoh : “Komunikasi Antar Umat Beragama di Palembang, Studi Kasus pada Umat Hindu dan Islam”.
Judul di atas menjelaskan bahwa metodologi yang digunakan adalah Kualitatif (ini tersirat) dan secara tersurat ditegaskan dengan kata-kata “Studi Kasus”.
Palembang - Clouds



0 Komentar