Materi Kuliah

Perbedaan Kualitatif dengan Kuantitatif


ilustrasi

PENGANTAR : Tulisan dibuat sebagai sebuah rangkaian dalam proses pembelajaran di FISIP UIN Raden Fatah. Sejatinya, ini diperuntukkan untuk mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut. Hanya saja, karena sifat materi ini lintas disiplin bagi keilmuan sosial, maka siapapun boleh-boleh saja ikut membaca tulisan ini. Sekiranya bermanfaat tentu itu hal yang positif. Dikarenakan ini adalah rangkaian materi kuliah, maka struktur penyajiannya juga mengikuti gaya perkuliahan. Sekali lagi ini bukan makalah ataupun artikel lepas, tapi sajian khusus untuk mempermudah proses penyampaian materi kuliah dengan memanfaatkan teknologi informasi

Dalam melaksanakan sebuah penelitian terdapat dua buah metode yang lazim digunakan (sering juga disebut pendekatan) yaitu Kualitatif dan Kuantitatif. Dalam hal ini saya lebih cenderung menggunakan istilah Pendekatan ketimbang Metode, karena Kuantitatif dan Kualitatif sebetulnya lebih kepada bagaimana kita melihat dan mendekati dalam memahami masalah. Cara mendekati masalah kemudian baru diturunkan menjadi Metode. Pendekatan akan memiliki banyak Metode. Artinya baik Kuantitatif atau Kualitatif, keduanya kemudian punya metode-metode tersendiri dalam praktiknya.

Bagi peneliti pemula (bahkan juga peneliti yang sudah punya pengalaman) seringkali masih terkendala dalam memahami apa perbedaan antara kedua pendekatan ini. Padahal membedakan antara kedua hal ini sangat penting sekali, karena akan berefek pada pelaksanaan penelitian. Konsistensi penelitian akan tampak jelas dari pemahaman yang tepat terhadap dua hal ini.

Apa sebetulnya perbedaan antara kedua pendekatan ini? Banyak sekali perbedaannya, mulai dari sifat, data, teknik, analisis, sampel, dan lainnya. Semua berbeda, dan semestinya bisa dipahami satu persatu, bahkan dari judul saja sudah bisa diketahui pendekatan yang digunakan. Sebelum membahas perbedaan satu persatu, ilustrasi berikut bisa dijadikan langkah awal dalam memahami.