Cerpen
Di Dermaga Lapuk
- Yenrizal
- 09 Feb 2025
- dilihat 195
ilustrasi
Tiba-tiba dermaga tempatku bersandar bergoncang hebat. Bagai tercerabut dari pondasi, goyangan itu begitu kuat. Gempa bumi, batinku cemas. Semburat dingin juga menerpaku beringas. Asin. Kupaksa membuka mata. Terbelalaklah diriku.
Beberapa pasang mata tampak mengelilingiku. Mereka seolah heran.
“Bapak sudah bangun? Dari tadi tertidur dan tak sadar bahwa air sudah mulai pasang. Lama sekali terpejamnya. Kami pikir bapak pingsan, karena lama tak bergerak,” suara salah seorang timku cemas.
“Kami dari tadi mencari Bapak, rupanya disini. Ini hari sudah sore, sebentar lagi pasang dan akan sulit kita keluar. Mari kita pulang pak,” ujarnya. Aku masih belum begitu sadar. Kulihat sekeliling, semua adalah anggota tim. Mataku masih terasa kabur, sedikit pusing kurasakan.
Palembang - Clouds



0 Komentar