Cerpen
Hikayat Batu Betangkup
- Yenrizal
- 21 Oct 2021
- dilihat 195
ilustrasi
“Nduk ai, dimana kamu menangkap Ghuse? Mana Ghusenya sekarang?” tanya ibunya penasaran.
“Lah kami panggang, kami makan untuk siang tadi, lemak nian,” jawab anaknya.
“Nduk ai, alangkah hebatnya kamu makan seekor ghuse dan tidak pula menyisakan untuk ibumu ini?” hardik ibunya marah. Si anak langsung ketakutan menjawab. “Kan nye Ghuse ndung (Bukan rusa mak), tapi Belalang Rusa,” jawabnya ketakutan.
“Ah kamu memang menangkap Ghuse, coba lihat pagar di halaman samping sudah roboh, pastilah gara-gara kamu menangkap rusa!” teriak ibunya.
Palembang - Clouds



0 Komentar