Cerpen

Hikayat Batu Betangkup


ilustrasi

“Hik..hik.. idak ndung, Belalang Rusa nian yang kami tangkap,” sang anak mulai menangis melihat ibunya bertambah marah.

Sang ibu tetap tidak percaya apa yang dikatakan anaknya.

“Kamu memang kurang ajar nian. Tidak lagi kasihan dengan ibu sendiri, tidak patuh dengan apa yang ibu katakan. Kamu bermain jauh sampai keluar pagar, dan kemudian menangkap Rusa. Setelah itu kamu juga tidak menyisakan untuk ibumu ini.Betul-betul anak tak tahu diri!” ibunya semakin marah.