Cerpen
Hikayat Batu Betangkup
- Yenrizal
- 21 Oct 2021
- dilihat 195
ilustrasi
Batu Betangkup
Sang anak semakin kuat menangis, berurai air mata. Tapi ibunya tetap kukuh dan ia semakin merasa bersalah. Terbayang olehnya perintah sang ibu tadi agar tidak bermain keluar rumah. Larangan itu dilanggarnya karena asyik mengejar kupu-kupu.
Akhirnya karena sang anak tak juga mengaku bahwa ia telah mendapatkan Rusa, sang ibupun habis kesabaran. Ia merasa sudah tidak dipatuhi lagi oleh anaknya. Ia yang sudah janda, hanya berharap pada anaknya, sekarang sudah tidak dihargai pula. Didusunnya, tidak patuh pada orang tua adalah kesalahan paling besar. Roh puyang pasti sedih dan mengutuki keluarganya ini. Hukuman harus dijatuhkan pada anaknya itu.
Sang ibupun mengambil keputusan. Daripada anaknya yang harus dihukum, lebih baik ia yang menanggung semuanya.
Palembang - Clouds



0 Komentar