Materi Kuliah

Menentukan Topik Penelitian


ilustrasi

Seringkali bidang kajian sebuah ilmu memiliki korelasi atau keterkaitan dengan bidang ilmu lainnya, khususnya ilmu sosial. Seperti Ilmu Komunikasi punya kaitan dengan Sosiologi, Antropologi, dan bidang lainnya. Seorang peneliti harus bisa memastikan bahwa topiknya punya kaitan langsung dengan bidang yang ditekuni, jangan masuk ke wilayahnya keilmuan lain.

Empat hal di atas sudah bisa jadi patokan pertama ketika anda akan membuat penelitian. Untuk penentuan topik sudah bisa dilakukan. Beberapa referensi lain memang ada yang memberikan batasan-batasan yang lebih banyak, seperti menurut Moleong (2004), Descombe (2003), Denzin dan Lincoln (2005), serta banyak penulis lainnya. Hanya saja, secara umum dan sederhana, batasan tersebut sudah bisa membawa anda pada sebuah topik penelitian.
Disarankan juga jika anda ingin lebih mudah lagi dalam menentukan topik penelitian, anda harus rajin membaca hasil penelitian orang lain. Dari hal tersebut biasanya akan tampak dan tergambar dengan baik, topik apa saja yang menarik untuk diteliti.

Dalam menentukan topik penelitian, seringkali mahasiswa/peneliti mengalami kendala. Kendala ini sebenarnya ada pada diri si peneliti sendiri. Beberapa hal yang sering dialami adalah :

  1. Terperangkap pada hasil penelitian orang lain.

Ini kerap terjadi, yaitu mahasiswa membaca skripsi orang lain, kemudian membandingkan bahwa jika mereka bisa seperti itu, kenapa saya tidak. Padahal apa yang dibuat oleh orang lain tersebut, juga belum tentu benar. Padahal, sesuatu yang sudah diteliti orang lain, tentunya tidak lagi menarik untuk diteliti.