Materi Kuliah
Komunikasi Lingkungan Sejarah Singkat dan Dasar Pembentuk Keilmuan
- Yenrizal
- 17 Dec 2024
- dilihat 508
Desa Tanah Pilih, Sumsel (dok. 2018)
Tahun 1966, Keneth Burke, seorang sastrawan dan filsuf dari AS menyampaikan karya pentingnya berjudul Language as A Symbolic Action. Karya ini bisa dikatakan menjadi sebuah titik pijak penting bagi kajian Ilmu Komunikasi, yang menekankan bahwa komunikasi pada dasarnya adalah peristiwa simbolik. Tetapi hal menarik juga bahwa Burke sudah mengatakan bahwa dalam produksi dan proses simbolik tersebut, keterikatan manusia juga menjadi penting, karena simbol-simbol alam termasuk yang kemudian diproduksi oleh manusia.
Tahun 1968, Gareth Hardin, menegaskan tentang adanya kemungkinan terjadi sebuah tragedi yang akan dialami manusia secara keseluruhan. Gagasan yang dirangkum dalam bukunya The Tragedy of the Commons. Pada intinya Hardin memberi peringatan bahwa dengan kondisi pembangunan di berbagai negara belakangan ini, akan terjadi banyak tragedi besar yang tidak hanya dilanda satu kelompok tapi seluruh umat manusia. Titik beratnya adalah pada persoalan lingkungan hidup, dimana eksploitasi semakin merajalela dengan alasan pembangunan dan industrialisasi (Hardin, 1968).
Tahun 1968, Paul Ehrlich, Sosiolog Jerman mengatakan bahwa pada saatnya nanti, dunia akan mengalami over populasi, yang disebutnya sebagai Bomb Population. Jumlah penduduk terus meningkat bahkan tanpa terkendali, kecuali ada strategi-strategi khusus mengatasi hal itu. Lonjakan jumlah penduduk akan diikuti dengan pemenuhan kebutuhan dasar, yang sasarannya adalah berbagai sumber daya alam. Alam tidak bertambah tapi manusia terus meningkat. Ini dilema yang akan dihadapi di masa datang karena itu harus ada upaya sistematis sedari awal (Ehrlich, 1988).
Tahun 1980-an juga, seorang Antropolog bernama AT Rambo, menegaskan bahwa dalam kehidupan manusia dengan alam, terdapat pola hubungan yang senatiasa terjadi. Pola ini menunjukkan aliran 3 aspek yaitu aliran energi, materi, dan informasi antara manusia dengan alam. Aliran ini yang menunjukkan keterhubungan manusia dengan alam, dan selama ini yang banyak menjadi bahasan berbagai bidang ilmu, seperti Antropologi, Ilmu Lingkungan, ataupun Biologi (Rambo, 1983). Rambo bisa dikatakan peletak awal kajian ilmiah tentang adanya aliran Informasi antara manusia dengan lingkungan, walaupun Rambo sendiri dikenal sebagai Antropolog.
Palembang - Clouds



0 Komentar